( R P P )Status Pendidikan : MA Ar-RosyidiahKelas / Semester : X / GanjilMata pelajaran : Aqidah AkhlakJumlah Pertemuan : 1 kali pertemuan (2 x 45 menit)Standar kompetensi : 1. Memahami prinsip dan metode peningkatan aqidahKompetensi Dasar : 1.1Menjelaskan prinsip-prinsip aqidah.
INDIKATOR : • Mendeskripsikan syahadat tauhid • Menjelaskan tentang kebenaran agama Islam • Menganalisis bahwa Al Qur’an kitab terakhir sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya • Menjelaskan bahwa nabi Muhammad sebagai penutup segenap nabi dan rasul Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran ( 2 x 45 menit ) A. Tujuan Pembelajaran : Setelah menyimak Siswa dapat : 1. Mendeskripsikan syahadat tauhid 2. Menjelaskan tentang kebenaran agama Islam 3. Menganalisis bahwa Al Qur’an kitab terakhir sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya 4. Menjelaskan bahwa nabi Muhammad sebagai penutup segenap nabi dan rasul. B. Materi Ajar : Prinsip-prinsip aqidah 1. Syahadat tauhid Syahadat merupakan asas dan dasar bagi rukun Islam lainnya. Syahadat merupakan ruh, inti dan landasan seluruh ajaran Islam atau bisa di katakan syahadat adalah bentuk persaksian kita dalam bentuk lisan yang di dasari dari keyakinan yang kemudian di aplikasikan dalam bentuk perbuatan. Tauhid Pengertian tauhid secara bahasa berasal dari kata “tawahhada –yatawahhadu – tauhidan” yang artinya mengesakan. Sedangkan menurut istilah, adalah keyakinan pada ke esaan Allah SWT. Syahadat tauhid merupakan bentuk pengakuan dan bentuk janji kita kepada Allah SWT yang menyatakan keesaan Allah SWT dalam bentuk pernyataan lisan yang terdapat pada kalimat pernyataan yang ada dalam dua kalimat syahadat yang sering disebut dengan Syahadatain karena terdiri dari 2 kalimat (Dalam bahasa arab Syahadatain berarti 2 kalimat Syahadat). Kedua kalimat syahadat itu adalah: Kalimat pertama : Syahadat Tauhidullah asyhadu an-laa ilaaha illallaah artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah syahadat tauhidullah adalah bentuk kesaksian kita kepada allah yang menyatakan bahwa “ Tiada Tuhan Selain Allah “ yang dapat di tafsirkan bahwa “ Tiada Tuhan Yang Patut Di Sembah Melainkan Allah SWT “ “ Tiada Tuhan Yang Patut Di Pintai pertolongannya Melainkan Allah SWT Dan dari sini secara tidak langsung kita telah menyatakan berjanji kepada allah bahwasanya kita menghambakan diri kepada allah dengan sepenuhnya dan menghilangkan tuhan-tuhan yang lain selain Allah SWT. Kalimat kedua : Syahadat rasul wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah artinya: dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah. Syahadat rasul artinya keyakinan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul yang menunjukan aplikasi dari semua aktifitas ibadah atau pengabdian kepada Allah. Maksudnya seseorang tidak mengetahui cara melaksanakan ibadah pengabdian kepada Allah SWT jika kita tidaj mencontoh kepada rasulnya yang diiyakini sebagai utusan Allah. Artinya : meyakini bahwa Allah mengutus nabi Muhammad SAW. Sebagai utusan pembimbing umatnya agar mengabdi kepada Allah SWT. Makna dua kalimat syahadat Kalimat pertama menunjukkan pengakuan tauhid. Artinya, seorang muslim hanya mempercayai Allâh sebagai satu-satunya Allah. Allah adalah Tuhan dalam arti sesuatu yang menjadi motivasi atau menjadi tujuan seseorang. Jadi dengan mengikrarkan kalimat pertama, seorang muslim memantapkan diri untuk menjadikan hanya Allâh sebagai tujuan, motivasi, dan jalan hidup. Kalimat kedua menunjukkan pengakuan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allâh. Dengan mengikrarkan kalimat ini seorang muslim memantapkan diri untuk meyakini ajaran Allâh seperti yang disampaikan melalui Muhammad saw, seperti misalnya meyakini hadist-hadis Muhammad saw. Termasuk di dalamnya adalah tidak mempercayai klaim kerasulan setelah Muhammad saw. Meyakinkan keesaan Allah SWT. Merupakan dasar aqidah dan jiwa keberadaan islam, yakni beriman kepada Allah Yang Maha Esa. Tuhan bagi alam semesta yang menciptakan dan mengatur, dan tempat kembali seluruh makhluk. Dalam QS al-an’am (6) : 102-103, Allah SWT berfirman: QS az-dzariat 51 ayat 56. Arab :توحيد;), adalah konsep dalam aqidah Islam yang menyatakan keesaan Allah. Tauhid dibagi menjadi 2 macam yakni tauhid rububiyah, uluhiyah . Mengamalkan tauhid dan menjauhi syirik merupakan konsekuensi dari kalimat sahadat yang telah diikrarkan oleh seorang muslim. Pembagian tauhid ada dua: Rububiyah Beriman bahwa hanya Allah satu-satunya Rabb yang memiliki, merencanakan, menciptakan, mengatur, memelihara, memberi rezeki, memberikan manfaat, menolak mudharat serta menjaga seluruh Alam Semesta. Sebagaimana terdapat dalam Al Quran surat Az Zumar ayat 62 :"Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu". Hal yang seperti ini diakui oleh seluruh manusia, tidak ada seorang pun yang mengingkarinya. Orang-orang yang mengingkari hal ini, seperti kaum atheis, Uluhiyah/Ibadah Beriman bahwa hanya Allah semata yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagiNya. "Allah menyatakan bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang orang yang berilmu (juga menyatakan demikian). Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang Mahaperkasa lagi Maha Bijaksana" (Al Imran: 18). Beriman terhadap uluhiyah Allah merupakan konsekuensi dari keimanan terhadap rububiyahNya. Mengesakan Allah dalam segala macam ibadah yang kita lakukan. Seperti salat, doa, nadzar, menyembelih, tawakkal, taubat, harap, cinta, takut dan berbagai macam ibadah lainnya Makna dari syahadat Sumpah Syahadat juga bermakna sumpah. Seseorang yang bersumpah, berarti dia bersedia menerima akibat dan risiko apapun dalam mengamalkan sumpahnya tersebut. Artinya, Seorang muslim itu berarti siap dan bertanggung jawab dalam tegaknya Islam dan penegakan ajaran Islam. Janji Syahadat juga bermakna janji. Artinya, setiap muslim adalah orang-orang yang berjanji setia untuk mendengar dan taat dalam segala keadaan terhadap semua perintah Allah SWT, yang terkandung dalam Al Qur'an maupun Sunnah Rasul. Syarat syahadat : Pengetahuan, Keyakinan, Kejujuran, Kecintaan, Penerimaan, Ketundukan 2. Kebenaran agama Islam a) Keaslian (orisinalitas)nya terpelihara Kebenaran agama islam itu di tentukan dari kitab sucinya yaitu al-quran yang menjadi pedoman hidup bagi orang-orang islam yang smpai saat ini masih terjaga kemurniannya dan sekaligus menjadi sebagai penyempurna dari kitab kitab yang terdahulu. b) Kesesuaiannya dengan fitrah manusia Karena ajaran islam tidak pernah melenceng dari fitrah manusia tidak pernah melarang manusia untuk menikah. Akan tetapi islam selalu mengajarkan sesuai dengan kebutuhan manusia seperti mengajarkan untuk menikah, bermuamalah, c) Kesesuainya dengan akal sehat (logis) Ajaran islam mudah di fahami dan logis, konsep-konsep dan ajaran-ajaranya sangat sesuai dengan akal sehat manusia. Aqidaj islam selalu mengajarkan bahwa tuhan itu (esa). Dan akal manusia yang sehat dapat di mengerti kalu tuhan itu esa. Dalam surat al-ikhlas di jelaskan 3. Al Qur’an kitab terakhir sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya Kitab al-qur’an merupakan kitab suci penyempurna dari kitab-kitab allah yang terdahulu sebagai pelengkap sekaligus penyempurna dari kitab-kitab terdahulu, dan al-qur’an ini juga merupakan kitab terakhir yang di turunkan kepada nabi Muhammad setelah kitab-kitab terdahulu seperti 1. Zabur yang di turunkan kepada nabi daud AS 2. Taurat yang di turunkan kepada nabi musa AS 3. Injil yang di turunkan kepada nabi isa AS 4. Al-Qur’an Yang Di Turunkan Kepada Nabi Muhammad Saw Keyakinan kita bahwa ak-qur’an ini kitab penyempurn dan terakhir itu di karenakan kitab al-qur’an di itu di turunkan kepada nabi terakhir yaitu Rasulullah SAW. Dan sebagai kitab penyempurna di dalam al-qur’an di dapati intisari-intisari kitab-kitab terdahulu yang telah di bawa oleh rasul-rasul terdahulu sebelum Muhammad SAW. “Kenyataan ini di terangkan oleh allah dengan tegas dalam firman-firman allah Yaitu seorang rasul allah (muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang di sucikan (al-qur’an). Di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang benar.” “ pada hari in telah kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah ku cukupkan kepadamu nikmatku dan telah kuridhai islam itu jadi agama bagimu.” Surat al-maidah ayat 3 4. Nabi Muhammad sebagai penutup segenap Nabi dan Rasul. Nabi muahammad saw merupakan nabi terakhir yang di utus oleh allah sebagai nabi akhir zaman yang sudah tidak ada lagi nabi setelah beliau ”LA NABIYA BA’DA” Tidak Ada nabi lagi setelah nabi muhammad saw. Firman allah QS: 33,40 ” muhamammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah rasul allah dan penutup nabi-nabi dan adalah allah maha mengetahui segala sesuatu” A. METODE PENGAJARAN : aplikasi dari metode ceramah tersebut menimbulkan • Tanya Jawab • Inkuiri • Pengamatan B. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan Waktu 1. Pendahuluan : o Memberikan salam pembuka o Menanyakan kepada siswa tentang makna syahadat. o Memotivasi siswa untuk mempelajari makna ilmu sahadat. 2. Kegiatan inti o Guru memberikan ilustrasi pengertian tentang makna sahadat tauhid dan istilah-istilahnya. o Mendiskusikan dalam kelompok tentang Mendiskusikan kebenaran agama Islam o Mempresentasikan Al Qur’an kitab terakhir sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya o Mengidentifikasi bukti-bukti kerasulan nabi Muhammad sebagai penutup segenap Nabi dan Rasul o Siswa mempresentasi hasil diskusi kelompok tentang pengertian sahadat tauhid dan contohnya . 3. Kegiatan penutup. o Guru memberikan refleksi o Guru memberikan tugas pengayaan untuk membaca berbagai pengertian sahadat tauhid dan istilah dan contohnya. o Mengajak siswa untuk membuat kesimpulan tentang pengertian sahadat tauhid dan istilah dan contohnya. o Memberikan kesempatan kepada siswa dan siswa untuk bertanya sekitar tentang pengertian sahadat tauhid dan istilah dan contohnya o Memberikan salam penutup C. PENILAIAN • Teknik penilaian : Tes tulis dan tes lisan • Bentuk penilaian : Pertanyaan singkat dan tanya jawab, Tugas individu D. Sumber Belajar : • Internet • Buku paket Aqidah Akhlak yang relevan • LKS Aqidah Akhlak • Dll Contoh Soal Instrumen : 1. Apa pengertian dari syahadat tauhid ? .... 2. Apa arti dat tauhid Rububiyah.? … 3. Sebutkanlah kitab-kitab yang di turunkan oleh Allah SWT Kunci jawaban : 1. syahadat tauhid adalah suatu pengakuan seorang muslim terhadap keesaan tuhannya bahwa tiada tuhan selai Allah SWT 2. Apa arti dat tauhid Rububiyah adalah Beriman bahwa hanya Allah satu-satunya Rabb yang memiliki, merencanakan, menciptakan, mengatur, memelihara 3. 1. Zabur yang di turunkan kepada nabi daud AS 2. Taurat yang di turunkan kepada nabi musa AS 3. Injil yang di turunkan kepada nabi isa AS 4. Al-Qur’an Yang Di Turunkan Kepada Nabi Muhammad Saw Bandung, 4 Agustus 2011
Oops!
Oops, you forgot something.